Home Berita Kelurahan Diminta Segera Ajukan Pencairan Dana Kelurahan

Kelurahan Diminta Segera Ajukan Pencairan Dana Kelurahan

43
0

Mataram,Bisnisnusatenggara.com-Badan Keuangan Daerah Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, meminta pihak kelurahan segera mengajukan pencairan dana kelurahan untuk menghindari adanya penghapusan terhadap program bantuan dana kelurahan di kota ini.

“Kami siap menunggu dan petugas kami siap membantu proses pencairan dana kelurahan untuk tahap pertama,” kata Kepala BKD Kota Mataram HM Syakirin Hukmi di Mataram, Senin.

Ia mengatakan, dari 50 kelurahan yang ada di Kota Mataram baru ada dua kelurahan yang mengajukan pencairan dana kelurahan, sementara masih 48 kelurahan yang perlu didorong agar segera mengajukan dicairkan.

Pasalnya, 50 persen dari total Rp18 miliar anggaran untuk dana kelurahan sudah masuk dalam kas daerah dan tinggal dilakukan proses pencairan oleh masing-masing kelurahan.

“Batas waktu untuk membelanjakan 50 persen dana kelurahan tahap pertama pada tanggal 15 Agustus 2019, jika dana kelurahan tidak bisa dicairkan sampai batas itu maka 50 persen dana kelurahan yang belum masuk kas daerah dinyatakan hangus,” katanya.

Terkait dengan itu, Syakirin berharap kelurahan bisa mempercepat proses pengajuan pencairannya, agar program bantuan dana kelurahan bisa dilaksanakan sesuai dengan perencanaan.

“Apalagi, untuk proses pencairan dana kelurahan, kelurahan sudah difasilitasi selain dari kami juga dari Bagian Perintahan, Bappeda, Inspektorat, termausk mekanisme swakelola,” ujarnya.

Sementara Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Mataram H Effendi Eko Saswito menambahkan, untuk mempercepat proses pencairan dana kelurahan, perlu dibentuk zona kelurahan.

“Tujuannya memudahkan pembangunan di kelurahan dan dimana saja yang perlu diprioritaskan,” katanya.

Selanjutnya, menjembatani persepsi antara pelaksana dan pihak keuangan serta unit layanan pengadaan (ULP) diperlukan pembentukan tim pendampingan tentunya dengan melibatkan kejaksaan.

“Apalagi, pihak kejaksaan sudah menyatakan kesiapannya untuk membangun budaya antikorupsi,” katanya.(bn03)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here