Home Berita Kementan Bantu Pengembangan 240 Ekor Bibit Sapi Peranakan

Kementan Bantu Pengembangan 240 Ekor Bibit Sapi Peranakan

341
0

Sumbawa,Bisnisnusatenggara.com-Pemerintah Pusat melalui Dirjen Peternakan Kementerian Pertanian RI menggelontorkan anggaran untuk pengadaan bibit ternak tahun 2019 ini.

Kadis Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sumbawa Ir Talifuddin MSi

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sumbawa Ir Talifuddin MSi, menyatakan Kabupaten Sumbawa mendapatkan alokasi jatah bibit ternak jenis sapi peranakan sebanyak 240 ekor yang diperuntukkan bagi 20 kelompok tani ternak di Kecamatan Lunyuk dan Labangka.

Diakui Talif, sapaan akrabnya, sejatinya program tersebut terlaksana tahun 2018 lalu, namun terjadinya gagal tender di kementerian sehingga proses pengadaan bibit sapi peranakan itu dilaksanakan dalam tahun anggaran 2019 ini.

“Soal alokasi anggarannya kami sama sekali tidak tahu sebab semuanya dilaksanakan oleh Kementerian, dan kita nanti hanya mendapatkan bibitnya saja,” tukasnya.

Saat ini, sambungnya, pihak Kementerian sedang melaksanakan proses tender. Diharapkan  beberapa bulan kedepan bibit sapi peranakan sebanyak 240 ekor yang diperuntukkan bagi 20 kelompok tani ternak di Kecamatan Lunyuk dan Labangka masing-masing mendapatkan alokasi 120 ekor per Kecamatan itu segera terealiasi.

“Sehingga kelompok tani ternak penerima manfaat dapat segera melakukan pengembangbiakan, Pemerintah juga memberikan program pelatihan tentang manajemen sistem pengelolaan dan pengembangbiakannya. Saat ini kelompok tani ternak sedang mengikuti pelatihan di Denpasar Bali, “ ujarnya.

Selain itu, kata Talif, tahun 2019 ini pihaknya juga mendapatkan bantuan DAK yang diperuntukkan bagi pembenahan lanjutan Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) di Kecamatan Orong Telu.

“Karena disana sudah ditempatkan seorang dokter hewan, sehingga sejumlah sarana prasarana dan fasilitas penunjang yang dibutuhkan tentu harus dibenahi dengan baik, agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan sebagaimana yang diharapkan,” tandasnya.

Sementara itu, kucuran dana bantuan dari APBD Sumbawa tahun 2019, masih seperti tahun sebelumnya merupakan paket aspirasi Dewan bagi pengadaan bibit sapi dan kambing yang diperuntukkan bagi sejumlah kelompok tani peternak didaerah ini.

“Harapan kami tingkat populasinya semakin meningkat, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan petani peternak itu sendiri,” paparnya.

Menyinggung soal keberadaan ‘Holding Ground’ di Bangkong Karang Dima Kecamatan Labuan Badas itu, Talif mengakui jika keberadaannya sangat bermanfaat bagi para pengusaha ternak di daerah ini. Sebab, sebelum ternak dikirim keluar daerah tentu terlebuh dahulu harus diperiksa dan dijamin kesehatannya sebelum melewati pintu Karantina Badas.

“Koordinasi dan sinergitas yang telah dibangun selama ini dengan pihak Karantina mewajibkan para pengusaha ternak sebelum ternak yang dikirim masuk Karantina maka terlebih dahulu harus melalui proses pada holding ground, dan dengan sistem pelayanan menggunakan IT lewat aplikasi “Si-Jinak” yang diterapkan sangat membantu pengusaha ternak mengurus segala kelengkapan administrasi yang dibutuhkan,” pungkasnya.(bn02)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here