Home Berita Pendirian Bangunan Tak Boleh Langgar RTRW

Pendirian Bangunan Tak Boleh Langgar RTRW

70
0

Sumbawa Barat,Bisnisnusatenggara.com-.Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Pemukiman (PUPRPP) Kabupaten Sumbawa Barat akan melakukan bongkar paksa terhadap bangunan yang tidak selaras dengan semangat Perda Nomor 2 tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) KSB tahun 2011-2031.

Kepala Bidang (Kabid) Tata Ruang pada DPUPRPP Sumbawa Barat, Mujiburrahman, ST,

Kepala Bidang (Kabid) Tata Ruang pada DPUPRPP Sumbawa Barat, Mujiburrahman, ST, mengatakan, bongkar paksa bangunan yang diduga menyalahi pemanfaatan tata ruang itu merupakan upaya terakhir yang di lakukan oleh pihaknya.

“Sebelumnya tentu ada pemberitahuan dan koordinasi lainnya untuk kemudian mengambil sikap tegas,” ungkapnya.

Pihaknya lanjut Mujib, saat ini telah membentuk Tim Pengendalian Tata Ruang (TPTR).  Tugas dan fungsi dari tim ini,  akan mendata semua bangunan yang diduga melanggar perda yang dimaksud. Contohnya, bangunan sepadan pantai, tepi sungai dan bahu jalan.

“Dalam Perda RTRW tahun 2012 itu diatur secara detail berapa radius dari jalan, pantai dan sungai di sahkan oleh pemerintah berdiri bangunan,” tegasnya sembari menambahkan tim tersebut juga akan bekerja sesuai Standar Opesional Prosedure (SOP).

Mujib menambahkan, masalah sanksi bagi bangunan yang melanggar, kewenangannya ada pada perizinannya.

“Jadi begitu, jika ada bangunan berdiri, namun tidak memiliki izin pasti akan dibongkar paksa. Dia menyatakan tidak akan mengeluarkan izin mendirikan bangunan (IMB) kalau tidak seusai dengan peruntukan dan menyalahi tata ruang yang telah ditetapkan dalam RDTRK, ” demikian Mujib. (bn01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here