Home Berita PLN Libatkan TNI Bangun Infrastruktur di NTB

PLN Libatkan TNI Bangun Infrastruktur di NTB

151
0

Mataram,Bisnisnusatenggara.com-PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) melibatkan Komando Resor Militer (Korem) 162 Wira Bhakti untuk memberikan pendampingan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di Nusa Tenggara Barat.

“Nota kesepahaman (MoU) antara Korem 162 Wira Bhakti dengan PLN Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara ruang lingkupnys pendampingan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di Propinsi Nusa Tenggara Barat,” kata General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara, Yuyun Mimbar Saputra.

Yuyun berharap dengan adanya MoU tersebut akan mampu mempercepat pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan demi kesejahteraan bersama. Pasalnya, kebutuhan listrik di NTB semakin meningkat setiap tahunnya.

Komandan Korem 162 Wira Bhakti, Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, juga menyambut baik kerja sama yang sudah ditindaklanjuti dengan penandatanganan MoU antara kedua belah pihak.

“Kerja sama tersebut sebagai bentuk sinergi antar-BUMN, yaitu PLN Unit Induk Nusa Tenggara dengan TNI, dalam hal ini Korem 162 Wira Bhakti demi kepentingan umum,” katanya.

Proyek pembangkit listrik yang dibangun dan ditangani PLN Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara adalah Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Lombok Peaker berkapasitas 150 mega watt (MW). Lokasinya di Kelurahan Tanjung Karang, Kota Mataram, NTB.

Selain itu, Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Bima berkapasitas 50 MW. Lokasinya di di Dusun Bonto, Kecamatan Asakota, Kota Bima, NTB. Ada juga pembangunan PLTMG Sumbawa berkapasitas 50 MW di Desa Labuan Badas, Kabupaten Sumbawa, NTB.

Proyek pembangunan pembangkit listrik di NTB juga ada di Kabupaten Lombok Timur. PLN Unit Indup Pembangunan Nusa Tenggara membangun PLTU berkapasitas 2 x 25 MW di Desa Padakguar, Kecamatan Sambelia.

PLN juga membangun tiga pembangkit listrik di Nusa Tenggara Timur (NTT), yakni PLTMG Kupang Peaker berkapasitas 40 MW. Lokasinya di Dusun Panaf, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang.

Selain itu, pembangkit listrik Mobile Power Plant (MPP) Flores berkapasitas 20 MW. Lokasinya di Dusun Rangko, Kecamatan Boleng, Kabupaten Manggarai Barat. Ada juga proyek PLTMG Maumere berkapasitas 40 MW di Desa Hoder, Kecamatan Waigete, Kabupaten Sikka-Flores.

Seluruh proyek pembangunan pembangkit listrik tersebut merupakan salah satu program unggulan pemerintah dalam rangka mencapai salah satu sasaran Nawa Cita, yaitu mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor-sektor strategis khususnya kedaulatan energi.(bn03)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here